
Gusti ora sare, itu yang selalu dikatakan oleh Ahok. Tuhan benar-benar tidak tidur. Sudah beberapa orang yang kelihatan begitu alim. Begitu membela agama Islam. Turun ke jalan dalam aksi menuntut Ahok diproses dan dihukum. Tapi akhirnya diciduk oleh KPK. Setelah Zumi Zola yang ditangkap KPK karena kongkalikong dengan DPRD dan kasus suap sampai milyaran rupiah. Dan kini yang diciduk oleh KPK adalah Zainudin Hasan, Bupati Lampung Selatan.
Foto-foto Bupati Lampung Selatan H. Zainudin Hasan menghiasi media-media nasional online dan cetak ketika ikut turun ke jalan bergabung dengan umat Islam lainnya yang menggelar aksi damai bela Islam jilid III di Monumen Nasional (Monas) Jakarta, (2/12/16) lalu.
Seperti yang dikutip dari Radar Lampung Selatan yang mewawancarai Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan ketika mengikuti aksi damai bela Islam tersebut, berikut adalah hasil wawancara antara Radar Lamsel dengan Bupati Lampung Selatan.
Mohon izin bang, minta waktunya untuk mengkonfirmasi soal foto aksi bela Islam yang beredar. Abang beneran turun ke jalan?
Iya. Saya bersama sejumlah teman-teman ini lagi long march.
Bagaimana kondisnya disana?
Subhanallah, ramai sekali. Sejuk dan damai.
Apa alasan abang ikut turun ke jalan bersama jutaan umat?
Saya terpanggil. Saya juga kan warga negara yang beragama Islam. Ini bentuk solidaritas saya sebagai umat.
Apa tujuan umat Islam khususnya abang mengikuti aksi itu?
Umat Islam yang meminta agar hukum ditegakkan dan berlaku adil terhadap semua orang yang melakukan penistaan agama. Kiranya pak Presiden dan pak Kapolri terbuka hati nya melihat ketertiban dan keikhlasan umat islam dalam aksi damai murni karena ulah seseorang yang menistakan Al-Quran. Umat Islam berharap agar penista dapat diperlakukan sama dengan penista agama lainnya, bukan diistimewakan. Jika hukum tidak ditegakkan dan tidak adanya penjatuhan sanksi terhadap penista Al-Qur’an, saya khawatir ada aksi damai lanjutan dan nantinya bisa ada kelompok lain yang memanfaatkan gerakan aksi damai berikutnya. Semoga aparat penegak hukum punya hati nurani yang melihat keikhlasan hati umat muslim.
Apa saran abang agar kebhinnekaan tetap terjaga?
Kita harus saling melindungi dan menghormati. Kita harus melindungi seluruh agama yang ada di Indonesia. Baik Islam, Kristen, Hindu, Budha maupun Konghucu tidak boleh dinistakan oleh siapapun. Seluruh umat di Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Kebhinekaan yang ada. Sebagai anak bangsa dan putra Lampung salam perjuangan, bersatu kita kuat dan kita adalah saudara sebagai bangsa, satu nusa, satu bahasa, satu bangsa Indonesia, Merdeka!
Terima kasih bang, atas waktunya.
Iya. Sama-sama dinda.
Seperti juga Zumi Zola yang kelihatan begitu beriman yang turut serta turun ke jalan membela Islam atas tindakan Ahok yang diduga menistakan agama Islam ketika berpidato di Pulau Pramuka, sehingga Ahok dijatuhi hukuman penjara karena diputuskan bersalah atas kasus tersebut. Dan kini hal tersebut juga terjadi pada Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan yang juga adik kandung dari Ketua MPR RI/Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tersebut. Zainudin Hasan diciduk KPK berserta 7 orang lainnya.
OTT yang dilakukan oleh KPK tersebut menyita uang tunai sebesar Rp.700 juta. OTT terhadap Bupati Lampung Selatan ini diduga terkait kasus suap proyek infrastruktur yang melibatkan adik Zulkifli Hasan ini.
Dengan kejadian ini, saya berpikir bahwa pejabat-pejabat yang berpenampilan alim dan kelihatan beriman tersebut justru adalah sebuah kamuflase dari tindakan-tindakan tidak terpuji yang melibatkan diri mereka. Dengan berpenampilan alim sebenarnya mereka ingin menutupi perbuatan-perbuatan tercela mereka dari hadapan umum. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka itu sangat beriman sehingga tidak mungkin melakukan perbuatan-perbuatan tercela. Tapi apa daya, perbuatan-perbuatan mereka justru lebih memalukan agama Islam. Mereka lebih menistakan Islam karena perbuatan-perbuatan mereka dengan berlindung dibalik keimanan mereka.
Kini terbukti bahwa pejabat-pejabat yang turun ke jalan menuntut Ahok diproses dan dihukum tersebut adalah pejabat-pejabat yang ingin melindungi perbuatan tercela mereka. Tapi, Tuhan tidak tidur. Perbuatan-perbuatan jahat tersebut akhirnya satu demi satu terungkap. Pejabat-pejabat tersebut satu demi satu diciduk oleh KPK. Gusti ora sare...
Bukan begitu kura-kura?
0 Response to "Gusti Ora Sare... Satu Lagi Penghujat Ahok Kembali Diciduk KPK, Kali ini Bupati Lampung Selatan"
Posting Komentar