
Merdeka.com - Tak bisa berenang saat mandi di sungai, Nelson Mandela (25) tenggelam dan hilang dibawa arus. Petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban.
Peristiwa itu terjadi saat korban mandi di Sungai Lematang, Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Senin (23/7). Tiba-tiba korban terpeleset hingga masuk ke dasar sungai.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pencarian. Usaha mereka tak membuahkan hasil sehingga menghubungi kepala desa setempat dilanjutkan melapor ke Basarnas.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pencarian. Usaha mereka tak membuahkan hasil sehingga menghubungi kepala desa setempat dilanjutkan melapor ke Basarnas.
Kepala Kantor Basarnas Palembang melalui Humas Rio Taufan mengatakan, pencarian sudah dilakukan sejak Senin malam namun belum ada tanda-tanda korban ditemukan. Upaya penyisiran dilanjutkan hari ini dengan mengerahkan delapan orang tim Rescue Basarnas Palembang bersama BPBD.
"Laporan yang kita terima korban mandi di sungai tapi tak bisa berenang. Waktu terpeleset, langsung tenggelam dan hilang," ungkap Taufan, Selasa (24/7).
Dikatakannya, pencarian dilakukan dengan circle di lokasi awal kejadian dan juga melakukan penyisiran sejauh 2 NM. Dibantu warga setempat, petugas mencari keberadaan korban menggunakan dua unit perahu karet.
"Akan kita upayakan berbagai cara agar korban bisa ditemukan secepatnya," jelasnya.
"Laporan yang kita terima korban mandi di sungai tapi tak bisa berenang. Waktu terpeleset, langsung tenggelam dan hilang," ungkap Taufan, Selasa (24/7).
Dikatakannya, pencarian dilakukan dengan circle di lokasi awal kejadian dan juga melakukan penyisiran sejauh 2 NM. Dibantu warga setempat, petugas mencari keberadaan korban menggunakan dua unit perahu karet.
"Akan kita upayakan berbagai cara agar korban bisa ditemukan secepatnya," jelasnya.
0 Response to "Mandi di sungai, Nelson Mandela tenggelam kemudian hilang terbawa arus"
Posting Komentar