Ya Allahku Ya Tuhanku, Elit Demokrat Rachlan Siap Kerjasama dengan Setan



Rachlan, Rachlan. Di mana harga dirimu? Di mana keimananmu? Di mana Tuhanmu? Di mana kitab suci mu yang selalu kamu baca di masa mudamu? Sudah lah, Pak.

Jangan terlalu dipaksakan. Anda itu manusia, yang diciptakan untuk taat kepada Allah. Bagaimana mungkin kamu bisa mengatakan bahwa untuk ganti presiden yang dipilih rakyat.


Setelah tidak bisa mempolitisasi Tuhan dan tidak bisa menarik Tuhan ke lumpur kotor, Rachlan Nashidik, wakil sekretaris jenderal Partai Demokrat ini ingin mengajak setan untuk melakukan kongkalikong mengganti Jokowi.

Tuhan itu adalah Tuhan alam semesta, dan Rachlan mulai sadar bahwa ia tidak bisa membela Tuhan. Bagaimana Tuhan bisa dibela?

Akhirnya, karena gagal melakukan politisasi Tuhan, Rachlan melakukan politisasi setan. Setan pun diajak berkoalisi. Kita tahu bahwa Tuhan paling tidak suka dipakai untuk syahwat politik, dan mendatangkan kecelakaan bagi satu per satu kader-kader partai yang membawa nama-Nya dengan sembarangan.

Lihat saja perlahan-lahan mereka diintai oleh mimpi buruk, azab Allah, dan berbagai-bagai sakit penyakit. Mereka benar-benar mulai ketakutan, melihat pembalasan Tuhan secara tunai. Lihat saja mereka yang dulu menolak penggusuran, beberapa bulan langsung dibanjiri.

Lihat lagi mereka yang dulu berkoar-koar bahwa mereka yang mengalirkan air dengan cara horizontal drainage adalah melanggar perintah Allah. Akhirnya orang itu menjilat lagi dan telan ludah yang sudah ia buang ke aspal penuh kotoran sapi, dengan cara mengalirkan air banjir ke kanal-kanal.

Masih banyak mereka yang mulai ketakutan dan terkena azab Allah. Mereka yang membawa-bawa nama Tuhan untuk menghalalkan darah orang yang mereka anggap kafir, mayatnya ditolak.

Ada kader partai yang adalah koruptor besar, ketika hidup memaki-maki orang. Akan tetapi di ujung hidupnya yang singkat ini, badai menggempur keras pemakamannya. Siapakah dia? Penulis tidak akan sebut.

Dari seluruh kisah di atas, kita melihat bagaimana banyak orang yang mencoba membela Allah dan mencoba membawa-bawa nama Allah untuk menutup kebusukan tindakannya, satu per satu dihukum Tuhan. Lihat saja mereka yang hidup maupun yang sudah tiada, benar-benar mengenaskan. Hidup mereka seperti di neraka dunia.

Banyak orang yang tidak sadar, bahwa membawa-bawa nama Tuhan itu, adalah sebuah perbuatan dan tingkah yang pongah. Mereka merasa bisa membela Tuhan?

Mereka merasa Tuhan perlu dibela? Sekalian saja jadwalkan Tuhan untuk melakukan kampanye ganti presiden? Jangan seret Tuhan untuk kepentingan politikmu.

Padahal barusan saja dalam pertemuan SBY dan Prabowo, mereka sepakat untuk tidak gunakan isu SARA. Eh. Sekarang kadernya Rachlan malah ramai pakai isu SARA.

Memang kegaduhan dan ketidakstabilan yang menjadi tujuan utama dari Rachlan. Ia tidak lagi membawa nama Tuhan. Tapi ia membawa nama setan.


Ketika Tuhan tidak bisa diajak berpolitik. Rachlan membawa nama setan. Bahkan di dalam cuitannya, ia mengatakan rela bekerjasama dengan setan untuk ganti presiden. Benarlah seluruh opini bahwa “Jokowi adalah utusan Tuhan”, yang membuat setan ketakutan. Mengerikan.

Tidak bisa dibayangkan bagaimana partai koalisi Demokrat ini merusak tatanan hidup kemanusiaan, jika setan saja berani diajak kerja sama.

Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan partai setan ini. Isi kadernya menyerupai setan. Tidak ada yang baik sedikitpun dari cuitan Rachlan.

Ucapan kebencian dan makian itu ada dan begitu mengalir deras di pembuluh darahnya. Lebih parah dari manusia apapun yang ada di bumi ini. Matanya begitu merah, tanda kemarahan yang benar-benar dipertontonkan di media sosial.

Rakyat Indonesia seharusnya sudah tahu, siapa yang menjadi kader partai setan. Rachlan memberikan dirinya kepada setan. Ia memberi nyawanya, rela untuk bekerjasama dengan setan.

Rachlan yang bekerjasama dengan setan, mungkin tidak tahu bahwa setan tidak pernah jual rugi. Setan selalu jual untung. Setan selalu ingin tumbal, jangan main-main. Mungkin selama ini Rachlan belum pernah dmelihat dan terikat oleh setan. Jangan sampai ada satu atau dua orang yang dikasihi, menjadi tumbal akibat kerjasama dengan setan.

Berbicara mengenai dunia supranatural, sangat mengerikan. Banyak kejadian suprarasional yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Kata-kata itu sesuatu yang melampaui ruang dan waktu.

Jangan sampai kata-kata itu, menyusahkanmu.

Begitulah setan-setan.



0 Response to "Ya Allahku Ya Tuhanku, Elit Demokrat Rachlan Siap Kerjasama dengan Setan"

Posting Komentar