
Hari ini, Selasa, 14 Agustus 2018, sebuah perkumpulan yang menamakan diri sebagai EMJI (Emak Militan Jokowi) secara resmi melaporkan Mardani Ali Sera dan Neno Warisman beserta aksi #2019GantiPresiden ke Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.
Pelaporan ini dilakukan oleh Djati Erna selaku Ketua Umum EMJI dan Pebby selaku Sekjen EMJI. Adapun pasal yang dikenakan ialah pasal berlapis 155 ayat 1 tentang menyiarkan kebencian dan permusuhan terhadap pemerintah, pasal 156 tentang ujaran kebencian, serta dalam lidik dugaan makar.

Tak hanya itu, EMJI juga akan ke Bawaslu untuk melaporkan gerakan #2019GantiPresiden terkait dugaan mencuri start pelanggaran UU Pemilu nomer 7.

Inilah sejatinya yang dinamakan dengan The Power of Emak-Emak yang tak bisa diremehkan. Ibu-ibu yang biasanya sibuk berkutat dengan urusan rumah tangga, mengurus suami, anak-anak, dapur, cucian, sapu, pel-pelan dan lain-lain dan sebagainya sudah bergerak mengikuti kata hatinya yang tidak bisa diam melihat kepala negaranya terus menerus dihina, dihujat, dicaci maki dan difitnah dengan tidak pada tempatnya.

Jokowi yang sudah ditetapkan secara sah oleh konstitusi negara sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam pemerintahan, justru dilecehkan dan direndahkan martabatnya oleh sebagian anak-anak bangsanya sendiri. Anak-anak bangsa yang tak bermoral dan tak punya etika tentunya. Itulah definisi singkat untuk menggambarkan betapa keterlaluannya Mardani dan Neno beserta gerakan #2019GantiPresiden yang mereka komandoi dengan kalapnya selama ini.
Jujur saya pribadi sangat jijik melihat orang-orang seperti Neno dan Mardani. Tak puas menyerang Jokowi, mereka juga membidik keluarga Jokowi sebagai target serangan. Mas Gibran selaku bakul martabak jauh dari dunia politik, sampai cucu Jokowi yang masih merah, saat baru lahir sudah langsung jadi korban kebiadaban gerakan #2019GantiPresiden. Berikut ini akan saya sertakan link artikel terkait serangan gerakan #2019GantiPresiden terhadap cucu kedua Jokowi.
Melihat aksi-aksi menjijikkan nan biadab yang terus menerus dipertontonkan dengan tidak tahu malunya oleh gerakan #2019GantiPresiden, sangat keterlaluan jika kita orang-orang yang mengaku masih punya hati nurani membiarkannya. Apalagi kita adalah bangsa yang sangat religius mengaku ber-Tuhan dan beragama. Kali ini, hati emak-emakpun terusik dan tidak bisa membiarkannya lebih lama lagi.
Apalagi jika kejadian memilukan seperti itu menimpa Jokowi selaku Presiden yang sangat kami cintai, sehubungan dengan kinerja dan sikap bersahaja yang sudah beliau dan keluarganya tunjukkan selama ini. Kami para emak-emak sudah tak bisa berdiam diri lagi.

Ini sudah menyangkut panggilan hati. Membiarkan orang baik disakiti berjuang sendiri, sama dengan membiarkan hati nurani kami mati. Apalagi ini juga sudah menyangkut harga diri dan kehormatan bangsa yang diinjak-injak oleh anak-anak bangsa yang durhaka terhadap orang tua bangsanya sendiri. Orang tua bangsa dalam hal ini adalah presiden selaku kepala negara alias bapak bangsa, juga para pejuang-pejuang pendiri bangsa yang sudah mendahului kita. Merekalah para founding father bangsa kita.
Nyata sudah gerakan #2019GantiPresiden memang sudah sangat kurang ajar terhadap Jokowi selaku Bapak Bangsa. Dan jika kita mau jeli, gerakan #2019GantiPresiden ini identik dengan makar, karena gerakan ini secara terang-terangan sudah menyatakan ingin mengganti sistem negara. Berikut ini juga saya sertakan link artikel terkait.
Indonesia yang berdiri dengan keempat pilarnya (Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI), yang kemerdekaannya sudah diraih dengan keringat, airmata, darah dan nyawa para pejuang-pejuang pendahulu bangsa hendak diganti oleh orang-orang kalap ini. Betapa keterlaluannya khan mereka-mereka ini.
Kaum yang tak tahu berterima kasih dan tak tahu cara menghargai perbedaan yang diciptakan Tuhan sendiri. Jahatnya, mereka-mereka ini justru memutarbalikkan semuanya. Tuhan dan agama mereka seret dengan tidak pada tempatnya untuk memuluskan tujuan mereka 2019 ganti presiden. Tuhan dan agama yang adalah kasih dan kebaikan justru mereka tampilkan sebagai sesuatu yang jahat dan mengerikan seperti kelakuan yang sudah mereka perkatakan dan perbuat selama ini. Parah.
Kita sebagai perempuan Indonesia sudah tak bisa membiarkan lebih lama lagi keadaan seperti ini terus berlarut-larut. Hari ini emak-emakpun bertindak membela kehormatan bangsa dan negara. Kami yang dulu tak peduli dan tak mengerti soal politik sudah tak mau berdiam diri lagi. Kami mau berjuang!!!

Takkan pernah kami biarkan negara ini dikalahkan oleh kaum yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan di atas kepentingan bangsa dan negara. Takkan pernah kami biarkan Jokowi berjuang sendirian. Ayo semangat semuanya. Tenggelamkan gerakan #2019GantiPresiden!!!
0 Response to "Emak-Emak Beraksi, Kelar Idup Lu! Neno Dan Mardani Dilaporkan EMJI, Emak Militan Jokowi"
Posting Komentar