Pait! Diledek Gubernur Sumsel Soal Persiapan Asian Games, Anies Kalah Wibawa!

Pait! Diledek Gubernur Sumsel Soal Persiapan Asian Games, Anies Kalah Wibawa!

Kota Palembang memang sudah menyalip DKI Jakarta dalam hal kesiapan menyambut perhelatan internasional Asian Games. Bahkan LRT di sana sudah beroperasi sejak berhari-hari yang lalu. LRT yang melintasi Kali Item eh Sungai Musi itu sangat menggiurkan untuk dicoba. Karena selain menaiki alat transportasi modern yang pertama kali ada di Indonesia, kita juga disuguhi dengan pemandangan Kota Palembang yang sudah tertata rapi. Sudah deh, biar Anies posting banyak foto dan status di akun media sosial Facebook miliknya, kesiapan Kota Palembang yang sudah jadi, memang akan terasa bagai pil pahit yang harus ditelan bulat-bulat oleh Pemprov DKI Jakarta. Hadapi lah kenyataan ini dengan ikhlas ya!

Malam ini di sebuah acara televisi Mata Najwa, kedua gubernur ini dipertanyakan kesiapan masing-masing daerahnya dalam menyambut Asian Games. Nampak bahwa Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin menguasai panggung karena kesiapan Kota Palembang yang beberapa tingkat sudah mendahului Jakarta. Alex Noerdin pun beberapa kali meledek Anies dengan telak, yang disambut oleh gelak tawa para penonton di studio.

Contohnya, ketika ditanya soal kesiapan kota masing-masing. "(Jakarta) insyaallah siap 100 persen dari sisi venue, transportasi. Hari pertama kita terapkan ganjil-genap," ujar Anies. Ya, memakai kata insyaallah karena memang kenyataannya belum siap kan? Beda dengan jawaban Alex Noerdin yang mantap sekali. "Kalau Palembang lebih dari 100 persen," tegas Alex.

Contoh lain adalah soal Kali Item yang menjadi sorotan warga masyarakat, bahkan sampai disorot oleh media dan netizen dari luar Indonesia. Gubernur Alex Noerdin menawarkan bantuan untuk membersihkan Kali Item, mungkin sambil bercanda. "Kalau kami sudah biasa river view, makan pempek di pinggir Sungai Musi. Kalau butuh bantuan menjernihkan Kali Item, kami siap," ujar Alex Noerdin. Anies yang duduk di sebelah Alex menolak tawaran itu. "Nanti tambah keruh," katanya disambut tawa penonton. Ciyeeee…. Baper nih? Anies kelihatan sekali mengambil langkah defensif sambil memainkan kata-kata yang memang di sana lah sebenarnya letak kepiawaiannya.

Anies pun mencoba ngeles dengan membandingkan pembangunan infrastruktur Asian Games antara Palembang dan Jakarta. Menurut Anies, di Pemprov DKI juga membangun tak pakai dana pusat. "Kita juga tidak pakai dana pusat," ucap Anies. Anies mengatakan, untuk di Sumsel atau Palembang, dibangun BUMN. "Di Sumsel kan BUMN, bukan sendiri," imbuh Anies. Siapa pun yang membangun, komando tetap di tangan gubernur, bos. Kalau gubernurnya rajin dan mempersiapkan dari jauh-jauh hari, semuanya pasti akan siap, bahkan sebelum waktu yang ditentukan. Ini juga disorot oleh DPRD DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta dinilai tergopoh-gopoh mempersiapkan sejumlah fasilitas dan insfrastruktur Asian Games. “Kalau dikatakan paripurna ya belum lah tapi sudah mengarah ke track yang benar. Karena start kita terlambat sejujurnya saya katakan persiapan pemprov untuk menghadapi Asian Games ini terlambat,” kata Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono. “Karena start agak lambat maka yang terjadi kan tergopoh-gopoh semua kan,” ujar dia. Dia juga menyorot sosialisasi ke masyarakat yang dirasa masih kurang optimal. “Belum tereralisasi di tingkat bawah contohnya di kecamatan Kebayoran Lama, saya sendiri hari Minggu lihat-lihat tidak ada yang nempel di gedung kantor kecamatan spanduk atau apapun bentuknya dalam rangka menyambut hajat besar itu padahal itu kantor yang begitu megah gitu lho,” pungkas Gembong. Di media sosial kita juga disuguhi dengan berbagai blunder di trotoar, dari jalur sepeda yang menerjang pohon sampai jalur untuk warga difabel yang malah membahayakan keselamatan mereka yakni menuju lubang besar.

Oh iya satu lagi, dalam membandingkan jarak tempuh atlet ke venue Asian Games, Anies menyebut kalau di Jakarta dpatok paling cepat 30 menit. "Tantangan kita lokasi bertanding tersebar, lain kalau satu komplek. Sumsel lebih ringan, satu komplek,' ujar Anies. Alex Noerdin menyela ucapan Anies. "Itu karena rencana kita lebih baik," sela Alex hehehe ….sempat-sempatnya nyela sambil nyentil nih. "Di sinilah letak seni mengelola, tidak dari tanah kosong, tapi dari yang sudah ada," sebut Anies. Memangnya sudah pintar ya mengelola? Alex Noerdin lalu bertanya kepada Ketua INASGOC Erick Thohir soal jarak tempuh atlet menuju venue di Jakarta. Erick menjawab waktu minimal 30 menit dan maksimal 34 menit. "Kita di Jakabaring 1 sampai 10 menit jalan kaki," sebut Alex disambut tawa hadirin.

Plok plok plok… Bisa aja nih Gubernur Alex hehehe….

(Sekian)


0 Response to "Pait! Diledek Gubernur Sumsel Soal Persiapan Asian Games, Anies Kalah Wibawa!"

Posting Komentar