Pestanya Dimulai! Farhat Abbas Jadi Jubir Jokowi: Salah Omong, Gue Perkarakan!


Hasil gambar untuk Farhat Abbas  Jokowi

Selama ini kita sudah disuguhkan manuver cantik yang sudah diperlihatkan Pak Ngabalin dalam kapasitasnya sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik & Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Indonesia alias menjadi jubir pemerintah. Benar-benar militan dan sangat berani.

Dan hari ini, kita akan kembali disuguhkan sebuah gebrakan yang tak kalah hebohnya dengan apa yang sudah dilakukan Pak Ngabalin. Gebrakan apakah itu???


Pengacara sekaligus artis Farhat Abbas selaku caleg dari PKB, yang selama ini nyentrik dengan sikap dan tutur katanya, menjadi salah satu jubir Jokowi - Ma'ruf Amin yang diberi bekal pelatihan hari ini di Oria Hotel, Jl KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin, 13 Agustus 2018.

Selain Farhat Abbas, ada dua pengacara tenar lain, yakni Sunan Kalijaga dan Razman Arief Nasution yang juga masuk dalam jajaran jubir tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf. Selain itu juga ada Sonny Tulung PKPI, Ketua DPP PSI Tsamara Amanny, anggota Fraksi PDIP DPR Budiman Sudjatmiko, Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah, dan anggota Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun. Sekjen PPP Arsul Sani menyebut nantinya akan ada pelatihan jubir gelombang kedua. Seru sekali khan.

Mereka-mereka ini mendapat pelatihan dan pengarahan tentang strategi apa yang harus dilakukan untuk memenangkan Jokowi - Ma'ruf di Pilpres 2019 nanti. Memenangkan Jokowi di Pilpres 2019!!!

Woooowww…. Tugas mulia yang sangat menantang tentunya. Karena memenangkan Jokowi memang identik dengan menjaga negara ini dari orang-orang jahat yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan di atas kepentingan bangsa dan negara.

Seperti Pak Ngabalin yang unik lengkap dengan masa lalunya, mata saya juga tertuju pada sosok Farhat Abbas yang tak kalah unik kelakuannya selama ini. Berbagai macam kejadian heboh penuh sensasi dan kontroversi, mulai dari dunia artis sampai dunia pengacara sudah pernah dibuat oleh Farhat Abbas. Ucapan-ucapannya mulai dari yang “waras” sampai yang “tak waras” juga ada. Semuanya lengkap dalam rekam jejak seorang Farhat Abbas.

Jujur saya ngakak dan sangat tertarik dengan keadaan yang seperti ini. Jika seorang Ngabalin saja sudah sanggup membuat kubu oposisi kelonjoton kejang-kejang pagi, siang dan malam, kira-kira kejadian-kejadian heboh apa yang bakalan disuguhkan seorang Farhat Abbas kedepannya??? Saya sangat antusias ingin melihatnya. Seru pastinya.

Dan keseruan itu sudah dimulai hari ini. Apa sajakah keseruan yang disajikan Farhat Abbas???

Farhat Abbas ada dalam posisi siap tempur untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

Fahrat Abbas siap menghadapi dan melibas orang-orang di kubu Prabowo-Sandiaga yang kerap berbicara keras dan membully pemerintahan Jokowi. Bahkan, Farhat sempat berkelakar jika dirinya sengaja dipersiapkan untuk menghadapi Fadli Zon dan kroni-kroninya, termasuk Ahmad Dhani.


"Akan diarahkan nanti. Yang keras, yang menghadapi orang gila sana. Kalau di sana ada orang gila ngomong, kita cari yang gila nggak ngomong. Kalau ada yang rada gila, kita cari orang yang bisa mengobati orang gila. Kita punya kewajiban. Kita jadi tim sukses pemenangan Jokowi-Ma'ruf. Saya dipersiapkan untuk melawan Fadli Zon dan lain-lainnya. Yang huruf F katanya," kata Farhat di sela-sela pelatihan yang sedang dijalaninya hari ini.

Farhat Abbas siap bicara berdasarkan data dan fakta.

Farhat menegaskan, dirinya mendapatkan pengarahan agar bisa menghadapi pihak yang tak menyampaikan secara benar tentang keberhasilan tentang Jokowi. Menurutnya kubu sebelah tak pernah berbicara fair. Itu artinya, Farhat Abbas sudah menyanggupi untuk bicara fair berdasarkan data dan fakta yang ada. Benar di atas benar, salah di atas salah.


"Mereka mendiskreditkan dan menghujat. Itu fitnah sebenarnya. Justru kita mau menghajar melibas secara hukum. Farhat Abbas akan hajar secara hukum orang-orang yang selama ini membully pemerintah Jokowi," jelasnya.

Hal inilah yang saya garis bawahi dengan tinta tebal. Bicara berdasarkan data dan fakta yang ada. Tak lebih dan tak kurang. Jangan ada hoax dan fitnah di antara kita. Itu harga mati yang harus dijunjung tinggi dari kubu Jokowi.

Bicara fair sesuai data dan fakta inilah yang membuat saya pribadi jadi bisa mengapresiasi seorang Ngabalin yang dulunya ngeselin dan nyebelin. Hal tersebut sudah pernah saya tuliskan dalam sebuah artikel yang akan saya sertakan linknya sebagai berikut:

https://seword.com/politik/saat-partai-allah-main-di-dua-kaki-ngabalin-maju-menghadang-b7VzxoK58

Jika Pak Ngabalin bisa, saya yakin Farhat Abbas juga bisa. Amin.

Peluru pertama Farhat Abbas tertuju pada Sandiaga Uno.

Farhat Abbas mengkritik majunya Sandiaga Uno yang tadinya adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta, sebagai cawapres Prabowo Subianto. Farhat heran mengapa Prabowo tidak memilih ulama sebagai cawapresnya, melainkan memilih Sandiaga yang belum memiliki prestasi untuk kemajuan Indonesia.

"Ya, apa sih prestasi Sandiaga sampai saat ini? Kan belum ada, dulu Pak Prabowo hujat Jokowi dan Ahok yang meninggalkan Jakarta setahun menjabat. Sekarang malah dia gandeng Sandiaga Uno. Jadi menurut saya, tidak semudah itu," ujar Farhat.

Saya benar-benar sepakat dengan pertanyaan Farhat Abbas. Apa sih prestasi Sandi??? Jawabannya mudah. NOTHING!!!

Pertanyaan sekaligus kritikan Farhat ini langsung membuat kubu Gerindra geram dan kepanasan. Partai Gerindra keberatan Sandiaga Uno disebut tak berprestasi oleh Farhat Abbas.

"Yang perlu diketahui Bung Farhat, Bang Sandi sukses memenangi Pilkada DKI mengalahkan Ahok!" ujar anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade, Senin, 13 Agustus 2018.

Ngakak nggeblak guling-guling dengan pernyataan Andre Rosiade yang seperti ini. Andre pura-pura bego dan pura-pura lupa bahwa pasangan Anies-Sandi sukses menumbangkan Ahok-Djarot bukan karena adu prestasi, tapi karena politik SARA. Sejarah pilkada DKI akan mencatat “prestasi”mu itu sebagai sejarah kelam perpolitikan bangsa. Shame on you Anies-Sandi.

Farhat Abbas akan mengambil langkah hukum terhadap semua pihak yang melakukan fitnah kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf.

"Lu salah ngomong sama gue, gue proses dan gue perkarain kalian. Jadi saya dipersiapkan untuk menjaga, melindungi Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf dari kontroversial mulut-mulut orang yang di sana. Enggak usah panik dan enggak usah mendiskreditkan saya. Justru kalau mereka mengatakan saya penyebar kebencian, saya bisa pidanakan balik mereka," ujar Farhat.

Dengan begini, saya rasa keadaannya sudah sangat jelas. Intinya pestanya sudah dimulai. Mari kita nikmati bersama kemeriahannya. Selamat bertugas Farhat Abbas. Bicaralah berdasarkan data dan fakta seperti yang sudah dicontohkan Pak Ngabalin selama ini. Ayo sama-sama kita mainkan. Jokowi 2 periode. Merdekaaaaa……!!!



0 Response to "Pestanya Dimulai! Farhat Abbas Jadi Jubir Jokowi: Salah Omong, Gue Perkarakan!"

Posting Komentar