5 Sindiran ke SBY Ini Membuktikan Kekuatan Jokowi

5 Sindiran ke SBY Ini Membuktikan Kekuatan Jokowi

Kata siapa Jokowi itu lemah, sehingga harus ada gerakan #2019GantiPresiden? Bahkan, SBY seringkali menunjukan bahwa dirinya lebih baik dari Jokowi semasa jabatannya. Dia seolah orang yang paling berjasa selama 10 tahun. Namun, dengan sedikit sindiran ini, Jokowi sempat menunjukan kekuatannya.

Selama empat tahun ini, kita sering menemukan SBY yang selalu menyindir Jokowi. Fenomena komunikasi seperti ini mungkin hanya terjadi di Indonesia. Saling sindir antara SBY dan Jokowi, tak akan ditemukan di negara demokrasi seperti Amerika Serikat. Ia mengatakan, kebijakan yang dilakukan Presiden AS Barack Obama tak pernah mendapatkan sindiran dari presiden sebelumnya, George Walker Bush.

Dengan sindiran-sindiran tersebut, SBY telihat terganggu saat sistem yang dibangunnya dirombak oleh Jokowi. Langkah yang dilakukan Jokowi dianggap sebagai pemicu hingga SBY merasa terganggu dan kemudian melontarkan sindiran atas distem yang dibangun Jokowi.

Apa yang dilakukan SBY mendapatkan respons negatif dari publik, terutama kalangan netizen. Sejumlah meme bertebaran di media sosial. SBY harus memberikan kepercayaan bahwa sistem yang dibangun rezim saat ini untuk kepentingan rakyat. Apa saja sindiran telak Jokowi ke SBY?
Subsidi Harga BBM

Pada SBY ada sekitar Rp 340 triliun digelontorkan untuk mensubsidi BBM. Anggaran yang cukup banyak bukan? Sayangnya, subsidi tersebut tidak merata. Hanya terjadi di pulau jawa saja. Di Indonesia bagian timur 1 liter bensin mencapai Rp 60 ribu/liter. Saat ini di era Jokowi, BBM merata di seluruh Indonesia. Tidak ada ketimpangan di Indonesia bagian timur.
Masalah Utang dan Bunganya

Masalah utang yang ada di Indonesia, nampaknya menjadi bahan saling lempar. Kita sudah banyak menyaksikan kalau Partai Demokrat seringkali melepaskan tangan atas utang yang saat ini ada. Mereka selalu mengklaim bahwa utang pada zaman SBY lebih kecil dibanding dengan Jokowi.

Hal ini harus dibenahi. Dalam beberapa agenda kunjungan ke masyarakat, Jokowi seringkali menjelaskan masalah ini. Di saat yang sama, Jokowi langsung menegaskan jumlah utang yang dimiliki Indonesia saat ini bukan karena dirinya. Melainkan sudah ada sejak pemerintahan sebelumnya.

Pada saat Jokowi dilantik itu utangnya sudah Rp 2.700 triliun. Bahkan, bunganya setiap tahun Rp 250 triliun. Kalau empat tahun sudah menambah Rp 1.000 triliun. Artinya, penambahan utang era Jokowi berasal dari bunga utang dari pemerintahan sebelumnya. Jadi, untuk pembaca seword hal ini harus diketahui. Siapa yang menyiksa rakyat dengan utang?

Pembangunan LRT
Jokowi juga pernah mengkritik terkait lambatnya pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Cibubur Dukuh Atas. Menurutnya, pembicaraan pembangunan LRT sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu atau pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Permasalahan selama ini ialah landasan hukum pembangunan dalam bentuk peraturan presiden tak kunjung keluar. Pasalnya, perpres diperlukan karena proyek tersebut meliputi sejumlah daerah. Sementara, LRT di Palembang merupakan satu-satunya LRT dunia yang menyeberang sungai, Sungai Musi. Jadi, Jika menaiki LRT di Palembang, kita seakan menikmati wisata.

Harus diakui, dengan adanya transportasi dengan teknologi terbaru tersebut, mengubah budaya masyarakat Sumatera Selatan. Di mana masyarakat dibentuk untuk lebih disiplin dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun.
Ucapan Terimakasih Atas Pembangunan Bandara Kertajati

Pada Mei 2018 lalu, Jokowi berterimakasih kepada Presiden SBY atas selesainya pembangunan Bandara Kertajati, Majalengka. kalimat Jokowi itu memang bisa dimaknai bermacam-macam. Pertama, kalimat Jokowi bisa dimaknai sebagai ucapan yang benar-benar tulus, lurus, tanpa tendensi ingin menyentil siapapun.

Kedua, kalimat Jokowi bisa dimaknai sebagai satire versi halus. Artinya, proyek Bandara Kertajati ini tidak jadi-jadi selama satu dekade dan bisa diselesaikan oleh Jokowi dalam waktu beberapa tahun saja.
Jokowi Sindir Hambalang

Jokowi melakukan kunjungan mendadak yang dilakukan Jokowi di proyek Wisma Atlet Hambalang yang mangkrak. Hal ini dianggap sebagai balasan atas kritikan SBY yang dilontarkan saat ia melakukan ‘Tour de Java’.

SBY mengungkapkan bahwa pemerintah sebaiknya tidak menguras anggaran di sektor infrastruktur. Apalagi, kondisi ekonomi tanah air sedang lesu. Dua hari setelah kritik SBY, Jokowi tiba-tiba meninjau proyek pusat olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Jokowi mengaku sedih melihat kondisi proyek pusat kegiatan olahraga di Hambalang yang mangkrak pembangunannya.

#JokowiLagi


0 Response to "5 Sindiran ke SBY Ini Membuktikan Kekuatan Jokowi"

Posting Komentar