Walikota Bekasi: Ahok Lebih Baik Dari Anies Soal Sampah

Walikota Bekasi: Ahok Lebih Baik Dari Anies Soal Sampah

Pemkot Bekasi menyoroti kepemimpinan Anies Baswedan dan Ahok. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebut Anies tidak memberikan skala prioritas hubungan kemitraan dengan Kota Bekasi. Dia juga menyebut Kota Bekasi sudah tidak lagi mendapatkan dana hibah dari DKI Jakarta, di bawah kepemimpinan Anies.

"Saat ini Kota Bekasi belum mendapatkan dana kemitraan atau dana hibau dari DKI Jakarta, sangat minim kalaupun ada," kata Rahmat.


Pada zaman Ahok, Kota Bekasi mendapatkan kucuran dana hibah sebesar Rp 186,5 miliar di tahun 2016, dan naik menjadi Rp 350 miliar pada tahun 2017. Dana hibah itu digunakan untuk kebutuhan dana pemberdayaan masyarakat, perbaikan infrastruktur, dan lainnya. Salah satunya adalah membuat proyek jembatan Rawapanjang dan Cipendawa senilai hampir Rp 200 miliar lebih.

Rahmat mengatakan itulah yang dibutuhkan, di mana DKI Jakarta harus menjadikan Bekasi sebagai mitra, bukan hanya dianggap sebagai kota penyangga. Dia juga mengaku Ahok sudah memberikan contoh yang baik di mana Bekasi diperlakukan sebagai mitra.

Dengan demikian, Rahmat meminta kepada Anies agar tidak hanya memberi bantuan dana untuk pengelolaan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang saja. Dia berharap bantuan juga untuk aspek-aspek lain, misalnya infrastruktur sebagai perhatian lebih dari Pemprov DKI soal hubungan kemitraan antara Kota Bekasi dengan DKI Jakarta. Dia tak ingin ada perubahan kerjasama yang sudah dibangun sejak lama melalui Gubernur DKI Jakarta era Ahok.

"Kecuali jika ingin mengambil risiko dengan merubah perjanjian yang sudah dibangun. Pastinya ada keputusan politik yang lain di DPRD," ujarnya.

Menurutnya, penyelesaian proyek flyover Rawa Panjang dan Cipendawa dinilai penting untuk memperlancar akses kendaraan truk sampah DKI menuju TPST Bantargebang. Dia berharap, Pemprov DKI bisa memberi bantuan dana untuk proyek pembangunan flyover tersebut.

"Dari DKI-nya menguntungkan jalannya Truk Sampah jadi lancar, ada efisiensi irit bahan bakar, kendaraan jadi tidak gampang rusak. Kita juga dapat keuntungan masyarakat terhindar dari bau truk-truk sampah yang lewat Tol Bekasi Barat," katanya.


Masa bandingkan Ahok dengan Anies? Ini sudah keterlaluan hihihi. Beda jauh dong, yang satu kerja serius dan cepat, sedangkan yang satu lagi kerja lamban yang harus evaluasi dulu, dipelajari dulu, ditelaah dulu lalu diadakan rapat pendahuluan dulu.

Nyaris tak ada sedikit pun aspek dari gubernur seiman ini yang lebih baik dari Ahok, kecuali lomba akrobat kata-kata. Kalau itu Ahok kalah telak. Tapi kalau soal kerja, Anies terlalu amatir. Ibarat kereta api peluru dan jalan kaki. Oh ya Anies juga jauh hebat dalam mengeruk sungai. Dia berani mengeruk lumpur sungai pakai tangan, Ahok mah tak berani.

DKI Jakarta itu buang sampahnya ke mana lagi kalo bukan ke Bekasi, makanya udah sepantasnya pemda DKI memberikan dana hibah untuk membantu pengelolaan sampah terutama di Bantargebang. Lagi pula kemitraan ini sudah terjalin baik pada masa pemerintahan Ahok. Dan sekarang kayaknya lagi bermasalah karena gubernurnya beda pola pikir.

Tak terbayang kalau kalau misalnya Pemerintah Kota Bekasi bersikeras menolak DKI Jakarta kirim sampah ke Bantargebang, ini bisa malapetaka buat DKI Jakarta, akan sudah pasti akan ada banyak gunungan sampah di berserakan di Jakarta. Mau diapakan itu? Dikeruk pakai tangan supaya diliput media dan pendukung menangis haru bombay? Atau mungkin sampahnya dilukis biar lebih indah? Atau mungkin menutupi pakai kain waring biar baunya tidak melebar ke mana-mana?

Tapi ya Anies gitu loh. Bukan Anies namanya kalau tidak ada masalah. Apa yang sudah dilakukan Ahok, seolah rusak semuanya. Jakarta seperti kembali ke habitat dan ciri-ciri aslinya sejak Anies menjabat. Beginikah gubernur yang dipuji-puji pendukung pada masa momen setahun Anies menjabat? Banyak cacatnya. Terlalu banyak malah. Dibandingkan dengan Ahok, silakan renungkan sampai nangis saja.

Budaya yang ditunjukkan Ahok sama sekali beda dengan budaya Anies. Budaya Ahok perlahan-lahan mulai berkurang dan mungkin bakal punah beberapa waktu kemudian. Habisnya tak ada yang mau melestarikan budaya kerja Ahok. Kalau mau pun, pasti gubernur seiman itu tak sanggup. Budaya kerjanya sama seperti gubernur-gubernur sebelum era Jokowi dan Ahok. Hasilnya, banyak komplain adalah pemandangan sehari-hari.

Bagaimana menurut Anda?



0 Response to " Walikota Bekasi: Ahok Lebih Baik Dari Anies Soal Sampah"

Posting Komentar