Wkwkwk! Nyuruh Djarot Ngaca, Ternyata Anies Yang Tidak Tahu Peraturannya! 11-12 Sama Sandiaga!

Wkwkwk! Nyuruh Djarot Ngaca, Ternyata Anies Yang Tidak Tahu Peraturannya! 11-12 Sama Sandiaga!

Iya, Anies dan Sandiaga, dua orang ini punya kesamaan. Mungkin karena itu mereka dulu mau maju berpasangan. Sampai akhirnya menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Mungkin karena itu pula Anies betah saja “menjomblo” berlama-lama sesudah ditinggal Sandiaga? Bisa jadi. Sudah tahu tugas dan PR nya banyak, bukannya ikutan mendesak partai untuk segera menetapkan pengganti Sandiaga! Kemudian disentil mantan gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat, eh panas, terus nyuruh Djarot ngaca. Dari situ ketahuan kalau Anies ini gubernur yang tidak tahu peraturan (lagi).

Diawali dengan sebuah pernyataan singkat dari Djarot di hadapan awak media. Dilansir detik.com, Djarot menyinggung posisi Wagub DKI yang masih kosong. Djarot berharap wagub pengganti Sandiaga Uno segera diputuskan. "Selamat bekerja dan jangan lama-lama jomblo," kata Djarot pada hari Rabu lalu (17/10).Sumber Saya memandang pernyataan Djarot ini sebagai sebuah sentilan, demi kepentingan rakyat DKI Jakarta. How thoughtful, Pak Djarot! Sudah tidak memimpin DKI Jakarta, namun masih memikirkan rakyatnya. Harusnya Anies tidak merasa panas, namun malah terdorong untuk secepatnya meminta partai memutuskan pengganti Sandiaga. Apa nggak berat memimpin DKI Jakarta. Rasanya saya pernah membaca di sebuah media tentang keluhan Anies sesudah Sandiaga cabut. Ya, repot, dan susah mengatur jadwal.


Namun, mendengan pernyataan Djarot itu, Anies malah jadi panas. Dia pun membalas dengan sengit. "Udah berapa lama saya nggak ada wagub?" kata Anies hari ini tadi (19/10). "Pak Djarot berapa lama nggak ada wagub? Berkaca dulu sebelum komentar," sambungnya, dilansir detik.com.Sumber

Jawaban Anies ini mendapat kritik dari politisi PDIP Charles Honoris yang asli penduduk Jakarta. "Saya rasa Pak Anies nggak perlu terlalu defensif begitulah menanggapistatement Pak Djarot," ujar Charles. “Jangan terlalu serius, Pak Anies. Dari yang saya tangkap, Pak Djarot hanya berkelakar, bahkan Pak Djarot sudah menyampaikan ucapan selamat bekerja. Pertarungan Pilkada DKI sudah lewat," tutur Charles. "Tugas Pak Anies sebagai Gubernur DKI berat dan PR-nya masih banyak. Sekarang waktunya kita bersama-sama fokus bagaimana menjadikan Jakarta lebih baik lagi,” ujar Charles, dilansir detik.com.Sumber

Lagian panas duluan sih. Malah jadi ketahuan kalau Anies ini tidak paham Undang Undang! Kebiasaan nih dari awal menjabat sebagai gubernur. Soal penataan Tanah Abang tahap 1 saja kan banyak undang undang yang dia libas, karena dia tidak tahu sebelumnya. Wajar kan kalau saya bilang geblek!

Dengar apa kata Djarot nih. "Saya jomblo 6 bulan, tak ada wagub. Aturannya memang tidak memperbolehkan angkat wagub karena masa jabatan tinggal 6 bulan," kata Djarot, Jumat (19/10), dilansir detik.com. Jedeeerrrr! Bagai petir di pagi yang syahdu… Kemudian detik.com juga memaparkan undang undangnya. Aturan itu termuat dalam pasal 176, Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, di ayat 4 : “Pengisian kekosongan jabatan Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 (delapan belas) bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut”.Sumber

Jadi siapa yang mesti ngaca nih? Sejenis lah penyakitnya dengan Sandiaga. Ingat kan waktu Sandiaga diingatkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, buat ngaca! Sandiaga menyebut kepala daerah jangan ngurusin pemilu (Pilpres), padahal dia sendiri waktu jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta ke mana-mana jadi juru kampanye Gerindra di Pilkada Serentak 2018. Malah Sandiaga bikin kasus baru beberapa hari ini. Dia sok tahu menerima input dan menjanjikan kemudahan perijinan bagi para nelayan, yang disebut susah mendapatkan ijin. Menteri Susi pun langsung menyemprot Sandiaga. Dari sana ketahuan lagi kalau Sandiaga tidak paham kondisi dan peraturan perijinan buat para nelayan ini. Kebayang kan kalau Indonesia dipimpin oleh orang yang tidak tahu undang undang. Bubar beneran kita!


Begitu lah kualitas seorang Anies Baswedan. Kata seorang teman, bagai seekor kura-kura kuning (kalau warnanya hijau kan Seword punya), yang bagian perutnya diletakkan di atas tonggak. Diam di tempat sambil kaki-kakinya mencari pijakan. Nggak tahu mau ngapain, nggak tahu caranya menjatuhkan diri, nggak tahu cara memimpin diri sendiri. Apalagi memimpin warga masyarakat yang kompleks seperti DKI Jakarta. Jangan nuduh kita ini susah move on. Kita hanya memperlihatkan kualitas orang yang sebenarnya. Agar di masa mendatang, rakyat ini tidak gampang tertipu maupun ditakut-takuti.

Demikian kura-kura.

#JokowiLagi

(Sekian)



0 Response to "Wkwkwk! Nyuruh Djarot Ngaca, Ternyata Anies Yang Tidak Tahu Peraturannya! 11-12 Sama Sandiaga!"

Posting Komentar